Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Biji Jengkol (Pithecellobium lobatum Benth.) Terhadap Kadar Trigliserida Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Sprague Dawley yang Diinduksi Aloksan

Herperian -, Evy Kurniawaty, Tiwuk Susantiningsih

Abstract


Diabetes Melitus dapat menyebabkan keadaan dislipidemia ditandai dengan kadar trigliserida yang meningkat. Flavonoid pada biji jengkol yang mampu menurunkan kadar trigliserida.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol biji jengkol terhadap kadar trigliserida pada tikus putih yang diinduksi aloksan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Post Test Only With Control Group Design, menggunakan 25ekor tikus dalam5 kelompok. KelompokK(-)hanya diberikan diet standar. Kelompok K(+), P1, P2, dan P3 diinduksi aloksan.Kemudian kelompok P1, P2, dan P3 diberikan ekstrak etanol biji jengkol dengan dosis 600 mg/kgbb, 900 mg/kgbb, 1200 mg/kgbb selama 14 hari. Sampeldarah diambil melalui jantung di akhir hari ke-14.Dari hasil penelitian didapatkan kadar trigliserida kelompok K(-) (58,8 mg/dl) , kelompok  K(+) (68,2 mg/dl), kelompok P1 (66,4 mg/dl), kelompok P2 (72 mg/dl), dan kelompok P3 (57 mg/dl). Dengan menggunakan uji statistik oneway ANOVA (p<0,05) dengan nilai p=0,611. Sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan bermakna dari masing-masing kelompok.

Kata kunci : Aloksan, Trigliserida, Jengkol

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.