Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sirsak Terhadap Kadar Hemoglobin Darah Tikus Putih yang Diinduksi Karsinogen 7,12dimethylbenz[α]anthrancene (DMBA)

Tiwuk Susantiningsih, AY Jaelani, Syazili Mustofa, Zulfian -

Abstract


Kanker merupakan proses proliferasi sel-sel tubuh yang tidak terkendali. Angka kematian yang disebabkan oleh kanker meningkat setiap tahunnya. Pengobatan kanker berupa pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi memiliki efek samping sehingga perlu penggunaan bahan alami, salah satunya tanaman sirsak (Annona muricata L.) yang memiliki kandungan antioksidan dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak terhadap kadar Hemoglobin tikus putih betina yang diinduksi DMBA. Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan 4 kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus putih betina Sprague dawley. Kelompok K(-) (kontrol negatif) diberikan akuades 1 ml/hari; kelompok K(+) (kontrol positif) diberikan DMBA 20 mg/kgBB 2 kali seminggu; kelompok P1 (perlakuan 1) diberikan DMBA 20 mg/kgBB 2 kali seminggu + ekstrak daun sirsak 20 mg/kgBB/hari; dan kelompok P2 (perlakuan 2) diberikan DMBA 20 mg/kgBB 2 kali seminggu + ekstrak daun sirsak 40 mg/kgBB/hari. Uji yang digunakan adalah uji one-way ANNOVA (p<0,05) dan uji post-hoc Mann Whitney (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan pada pemberian DMBA di setiap kelompok menunjukan hasil yang bermakna yang ditandai dengan meningkatnya hemoglobin. Tetapi pemberian ekstrak daun Sirsak pada penelitian ini tidak memberikan perubahan yang signifikan.

 

Kata kunci: Annona muricata L., DMBA, kadar hemoglobin

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.