Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Gambaran Histopatologi Jaringan Paru Tikus Putih Betina yang Diinduksi Karsinogen 7,12 Dimethylbenz[α]anthrancene (DMBA)

Amanda Samurti P, Tiwuk Susantiningsih, DN Fiana, N Carolia

Abstract


Kanker merupakan proses proliferasi sel-sel tubuh yang tidak terkendali. Pengobatan kanker berupa pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi memiliki efek samping sehingga perlu penggunaan bahan alami, salah satunya tanaman sirsak (Annona muricata L.) yang memiliki kandungan antioksidan dan antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap gambaran histopatologi jaringan paru tikus putih betina yang diinduksi dimethylbenz[α]anthrancene (DMBA). Desain penelitian ini adalah eksperimental. Dua puluh tikus dibagi ke dalam empat kelompok yaitu kontrol negatif dengan aquadest 1 ml, kontrol positif dengan DMBA 20 mg/kgBB, dan dua kelompok perlakuan dengan DMBA 20 mg/kgBB dan ekstrak daun sirsak dosis 20 mg/kgBB dan 40 mg/kgBB. Dari perhitungan statistik menggunakan uji Kruskal Wallis diperoleh nilai p<0,05 yang menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dan selanjutnya dilakukan uji Post Hoc Mann Whitney (p<0,05). Dari analisis uji Post Hoc Mann Whitney, terdapat perbedaan gambaran histopatologi paru yang signifikan (p<0,05) antara kelompok I-II, I-III, I-IV, dan II-IV. Hasil penelitian menunjukkan dosis ekstrak daun sirsak 40 mg/kgBB memiliki efek paling besar terhadap perubahan gambaran histopatologi paru.

 

Kata kunci: DMBA, histopatologi paru, sirsak

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.