Perbandingan Efek Kemopreventif Pemberian Ekstrak dan Infusa Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Gambaran Mikroskopis Jaringan Payudara Tikus Betina Galur Sprague Dawley yang Diinduksi Dmba

Benny Setiyadi, Tiwuk Susantiningsih, E Apriliana, I Windarti

Abstract


Kanker payudara merupakan keganasan yang berasal dari epitel duktus dan lobulus. Angka kejadian kanker payudara menempati urutan kedua di Indonesia setelah kanker serviks. Upaya pengobatan dengan kemoterapi masih banyak menimbulkan efek samping. Efek samping ini dapat diminimalisir dengan penggunaan agen kemopreventif dalam infusa dan estrak daun sirsak yang bekerja secara selektif dalam menyerang sel kanker. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Post Test Only With Control Group Design, menggunakan 24 ekor tikus putih betina galur sprague dawley yang diacak kedalam 4 kelompok. Kelompok K(kontrol negatif) hanya diberi aquadest 1 cc setiap hari; Kelompok 1(kontrol positif) diinduksi DMBA 20 mg/kg BB 2 x seminggu, dan diberi aquadest; Kelompok 2(ekstraksi) diinduksi DMBA dan diberi ekstrak daun sirsak dosis 40 mg/kg BB; Kelompok 3(infusa) diinduksi DMBA dan diberi infusa daun sirsak dosis 0,2 gr/ml. Masing–masing perlakuan diberikan dengan sonde oral selama 4 minggu. Dari hasil penelitian didapatkan rerata hiperplasia epitel kelompok K(0,03), 1(2,2), 2(0,7), dan  3(1,03).  Dengan menggunakan uji statistik Kruskall-Wallis yang dilanjutkan dengan uji post hoc Mann-Whitney didapatkan perbedaaan yang signifikan (p<0,05).

 

Kata kunci : Daun sirsak, ekstrak, infusa, DMBA

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.