Adaptasi dan Maladaptasi Fisiologis terhadap Paparan Chronic Intermittent Hypoxia: Integrasi Mekanisme Molekuler dan Respons Multi-Organ

Shellya Puti Sudesty

Authors

  • Shellya Puti Sudesty Universitas Lampung
  • Khorina Fatin Bilqis Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Sri Octa Handayani Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp20-30
Abstract View: 0

Abstract

Paparan chronic intermittent hypoxia (CIH) merupakan kondisi fisiologis yang ditandai oleh siklus hipoksia–reoksigenasi berulang, yang banyak dijumpai pada gangguan seperti obstructive sleep apnea dan memiliki implikasi luas terhadap fungsi multi-organ. Meskipun telah banyak diteliti, efek CIH masih menunjukkan heterogenitas yang signifikan, dengan laporan yang mengindikasikan baik respons adaptif maupun maladaptif. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah terkini mengenai mekanisme molekuler dan respons fisiologis multi-organ terhadap paparan CIH. Penelitian ini menggunakan pendekatan literature review dengan strategi pencarian sistematis pada basis data PubMed, Scopus, dan ScienceDirect untuk periode 2020–2026. Proses seleksi mengikuti alur PRISMA secara naratif, dengan total 38 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif, termasuk 12 studi utama yang disintesis secara mendalam. Analisis dilakukan dengan pendekatan tematik yang mencakup mekanisme molekuler dan respons organ-spesifik. Hasil menunjukkan bahwa CIH menginduksi spektrum respons fisiologis yang bergantung pada intensitas dan durasi paparan. Mekanisme adaptif melibatkan aktivasi jalur hypoxia-inducible factor (HIF), peningkatan kapasitas antioksidan, angiogenesis, dan reprogramming metabolik. Sebaliknya, paparan yang lebih berat memicu stres oksidatif kronis, inflamasi, disfungsi mitokondria, serta aktivasi jalur apoptosis. Pada tingkat organ, CIH berkontribusi terhadap disfungsi kardiovaskular, cedera ginjal, gangguan metabolik hepatik, dan neuroinflamasi. Secara keseluruhan, temuan menunjukkan bahwa efek CIH berada dalam suatu spektrum adaptasi–maladaptasi yang kompleks dan dipengaruhi oleh parameter paparan serta konteks biologis. Kajian ini menyoroti adanya kesenjangan penelitian terkait standardisasi protokol CIH dan integrasi lintas mekanisme molekuler serta respons multi-organ. Pendekatan integratif diperlukan untuk meningkatkan pemahaman fisiologis dan relevansi klinis dari paparan CIH.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Sudesty, S. P., Bilqis, K. F., & Handayani, S. O. (2026). Adaptasi dan Maladaptasi Fisiologis terhadap Paparan Chronic Intermittent Hypoxia: Integrasi Mekanisme Molekuler dan Respons Multi-Organ: Shellya Puti Sudesty. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 10(1), 20–30. https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp20-30

Issue

Section

Home Page

Most read articles by the same author(s)