Gambaran Deskriptif Jumlah Bayi Lahir dan Prevalensi Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Lima Kabupaten Provinsi Lampung Tahun 2024
Khorina Fatin Bilqis
DOI:
https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp16-19
Abstract View: 0
Abstract
Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur derajat kesehatan ibu dan anak, karena kondisinya berkaitan dengan meningkatnya risiko kematian pada masa neonatal, kejadian morbiditas, serta potensi gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di kemudian hari. Upaya pencegahan BBLR sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan Antenatal Care (ANC), yang berfungsi untuk memantau kesehatan ibu dan janin, mengidentifikasi faktor risiko sejak dini, serta memberikan intervensi medis dan edukasi kesehatan selama masa kehamilan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran deskriptif mengenai jumlah bayi lahir dan prevalensi BBLR di lima kabupaten Provinsi Lampung pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional berbasis data sekunder yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung tahun, Lampung Dalam Angka 2025. Unit analisis dalam penelitian ini adalah tingkat kabupaten, dengan variabel utama meliputi jumlah kelahiran hidup dan jumlah kasus BBLR dengan berat lahir kurang dari 2.500 gram. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan distribusi frekuensi serta estimasi prevalensi BBLR pada masing-masing wilayah. Hasil analisis menunjukkan terdapat 67.392 kelahiran hidup dengan 1.470 kasus BBLR, sehingga diperoleh prevalensi sebesar 2,18%. Kabupaten Lampung Timur mencatat prevalensi tertinggi sebesar 4,84%, sedangkan prevalensi terendah terdapat di Kabupaten Lampung Barat sebesar 0,62%. Perbedaan ini mengindikasikan adanya variasi kondisi kesehatan ibu dan akses pelayanan kesehatan antarwilayah. Secara keseluruhan, meskipun angka prevalensi relatif rendah, terdapat ketimpangan antar kabupaten yang memerlukan perhatian khusus sebagai dasar perencanaan dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak di lima kabupaten Provinsi Lampung.








