Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata Linn) Terhadap Gambaran Histopatologi Sel Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Sprague dawley yang Diinduksi DMBA

Feri Eka Supratanda, Novita Carolia, Muhartono -

Abstract


Daun sirsak (Annona muricata Linn) adalah tanaman yang digunakan hepatoprotektor. Daun sirsak mengandung flavonoid dan alkaloid dan acetogenis yang dapat menetralkan radikal bebas atau ROS (reactive oxygen species). Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh ekstrak daun sirsak (Annonna muricata Linn) terhadap kerusakan sel hepar tikus putih galur Sprague dawley yang diinduksi DMBA. Pada penelitian ini, 25 tikus dibagi dalam 5 kelompok dan diberi perlakuan selama 30 hari. KI (hanya diberi aquades), KII (hanya diberi DMBA 75 mg/kgBB), KIII (diberi DMBA 75 mg/kgBB ekstrak Daun sirsak 100 mg/KgBB), KIV (diberi DMBA 75 mg/KgBB dan ekstrak daun sirsak 200 mg/KgBB) dan KV (diberi DMBA 75 mg/KgBB dan ekstrak ekstrak daun sirsak 400 mg/KgBB). Uji ANOVA didapatkan perbedaan yang bermakna (p=0,001) terhadap semua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah rerata kerusakan sel hepar adalah KI: 1,20±0,837; KII: 13,20±0,837; KIII:11,80±0,837; KIV:10,80±1,643; K5:10,40±1,140. Pada uji Post Hoc LSD didapatkan perbedaan bermakna p<0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirsak dapat menurunkan kerusakan sel hepar tikus yang diinduksi DMBA akibat kandungan antioksidannya.

 

Kata kunci: Annona muricata Linn, antioksidan, DMBA

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.