Pengaruh Pemberian Minuman Ringan Berkabonasi Terhadap Gambaran Histopatologi Esofagus Tikus Putih (Rattus novergicus) Jantan Galur Sprague dawley

Fadila Rahayu, Muhartono Muhartono, Muhammad Galih Irianto

Abstract


Minuman ringan berkabonasi atau minuman berkarbonasi merupakan minuman yang tampak bergelembung akibat dari injeksi gas karbondioksida ke dalam minuman tersebut. Iritasi secara langsung dari keasaman dan kandungan gas karbondioksida yang terdapat dalam minuman ringan berkabonasi dapat mengakibatkan perubahan epitel pada tikus karena epitel pada esofagus bersifat alkali dan tidak tahan asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman ringan berkabonasi terhadap gambaran histopatologi esofagus pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Sprague dawley. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post test only control group menggunakan 24 ekor tikus dibagi 4 kelompok secara acak diberi perlakuan selama 30 hari. Kelompok K (Kontrol), P1 (diberi 3 ml/hari), P2, (diberi 6 ml/hari), P3(diberi 12 ml/hari). Pada akhir penelitian tikus dilakukan terminasi dan diambil esofagusnya untuk pembuatan preparat histologi dengan pewarnaan hematoksilin eosin. Hasil rerata kerusakan histopatologi esofagus pada kelompok K: 0.1, P1: 0.67, P2: 0.83 dan P3: 1.03. Dengan hasil p pada analisis Kruskal-Wallis adalah 0,001 (p<0,05). Pada penelitian menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,05) pada kelompok K-P1 (p=0,003), K-P2 (p=0,003), K-P3 (p=0,003), P1-P3 (p=0,007) dan P2-P3 (p=0,051). Sehingga terdapat pengaruh pemberian minuman ringan berkabonasi terhadap perubahan histopatologi esofagus pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Sparague dawley.
Kata kunci : Esofagus, histopatologi, minuman ringan berkabonasi, tikus putih

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.