Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 40% Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap Gambaran Histopatologis Hepar Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Galur Sprague dawley yang DiinduksiRifampisin

Ucha Clarinta, Muhartono -, DN Fiana

Abstract


Kulit manggistelah diteliti memiliki kandungan xanton yang tinggi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat bersifat hepatoprotektor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L) terhadap gambaran histopatologi hepar tikus putih yang diinduksi rifampisin.Pada penelitian ini, 25 tikus jantan dibagi dalam 5 kelompok secara acak dan diberi perlakuanselama 14 hari.K1 (kontrol normal yang hanya diberi aquades), K2 (kontrol negatif yang hanya diberi rifampisin100 mg/100gr BB), K3 (diberi ekstrak kulit manggis20 mg/100gr BB dan rifampisin100 mg/100gr BB), K4 (diberi ekstrak kulit manggis40 mg/100gr BB dan rifampisin100 mg/100g BB), dan K5 (diberi ekstrak kulit manggis80 mg/100gr BB dan rifampisin100 mg/100gr BB).Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah pembengkakan hepatosit pada K1: 3 ± 4,472; K2: 92 ± 7,583; K3: 61 ± 4,183; K4: 42 ± 9,083; dan K5: 16 ± 5,477(mengalami penurunansignifikan jika dibandingkan dengan K2 dan hampir sama dengan K1). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak kulit manggis dosis 20 mg/100gr BB, 40 mg/100gr BB, dan 80 mg/100gr BB dapat menurunkankan jumlah pembengkakanhepatosit pada hepartikus jantan yang diinduksi oleh rifampisin.

Kata kunci: Gambaran histopatologi hepar, Garcinia mangostana L., hepatosit, rifampisin

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.