Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Daun Sirsak Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Tikus Yang Diinduksi Dmba

Albet Suharyadi, Asep Sukohar, Muhartono -

Abstract


Tanaman sirsak (Annona muricata Linn) banyak digunakan sebagai obat tradisioanal. Daun sirsak telah terbukti mengandung senyawa aktif  yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek protektif ekstrak daun sirsak terhadap gambaran histopatologi kerusakan ginjal dan mengetahui hubungan peningkatan dosis ekstrak daun sirsak dengan kerusakan ginjal pada tikus putih (Rattus norvegicus). Desain penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 kelompok perlakuan yaitu K1 (akuades), K2 (DMBA 75 mg/kgBB), K3, K4 dan K5 diberikan DMBA dengan dosis yang sama (75mg/KgBB) dan ekstrak daun sirsak dengan dosis berbeda (100, 200 dan 400 mg/KgBB). Jumlah sampel 25 ekor tikus dan setiap kelompok berisi 5 ekor tikus. Uji yang digunakan adalah uji Kruskal-wallis (p<0,05), uji Post-hoc Mann Whitney (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan rerata skor kerusakan ginjal pada K1: 0,16±0,83; K2: 2,44±1,09; K3: 2,24±0,83; K4: 1,96±0,83; K5: 1,48±0,54. Simpulan, dosis 400 mg/KgBB merupakan dosis paling efektif dalam penghambatan kerusakan ginjal.

 

Kata kunci: Antioksidan, antiinflamasi, daun sirsak (Annona muricata Linn), gambaran histopatologi ginjal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.