Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Mahkota Dewa Terhadap Gambaran Histopatologi Paru Tikus Putih yang Diinduksi 7,12-Dimethylbenz[α]anthracene (DMBA)

Monica Lauretta, Muhartono -, A Wahyuni

Abstract


Mahkota dewatelah diteliti memiliki kandungan flavonoid yang tinggi sebagai antioksidan alami yang menghambat pembentukan radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol buah mahkotadewa terhadap gambaranhistopatologi paru tikus putih yang diinduksi 7,12-Dimethylbenz[α]anthracene(DMBA).Pada penelitian ini 25 tikus betina dibagi dalam 5 kelompok dan diadaptasi selama 7 hari kemudian diberi perlakuanselama 15 hari.K1,kontrol normal yang hanya diberi aquades; K2,kontrol positif yang hanya diberi DMBA30 mg/kgBB; K3,diberi DMBA 30 mg/kgBB dan ekstrak buah mahkota dewa120 mg/kgBB; K4, diberi DMBA 30 mg/kgBB dan ekstrak mahkota dewa240 mg/kgBB; dan K5, diberi DMBA 30 mg/kgBB dan ekstrak mahkota dewa480 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah infiltrasi sel radang alveolus paru K1:6,60±1,140; K2:13,80±0,837; K3:12,20±0,837; K4: 10,80±0,837; dan K5: 9,40±1,140. K3, K4, dan K5 mengalami penurunansignifikanjika dibandingkan dengan K2. Simpulan,  ekstrak buah mahkota dewa dapat menurunkankan jumlah infiltrasi sel radang alveolus parutikusputih yang diinduksi oleh DMBA.

 

Kata kunci: DMBA, gambaran histopatologi paru, mahkota dewa,sel radang

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.