Analisis Perbandingan Uji Sensitivitas Antibiotik dan Keberadaan Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada Escherichia coli dari Feses Tenaga Medis di Ruang Rawat Inap Dewasa dan Ruang Rawat Inap Anak RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung

Hera Julia Garamina, Efrida Warganegara, Dyah Wulan Sumekar

Abstract


Infeksi nosokomial adalah infeksi yang didapat di rumah sakit dengan angka mortalitas dan morbiditas tinggi di dunia, disebabkan oleh bakteri gram negatif. Sebagian besar bakteri gram negatif memiliki karakteristik sebagai bakteri penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) yang merupakan suatu enzim yang dapat menghidrolisis dan menginaktivasi berbagai cincin beta laktam pada antibiotik golongan beta laktam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbandingan uji sensitivitas dan ESBL yang dihasilkan bakteri Escherichia coli dari sampel feses tenaga medis di ruang rawat inap dewasa dan anak RSUD Abdul Moeloek Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik komparatif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap dewasa dan anak Rumah Sakit Abdul Moelek dan di Laboratorium Kesehatan Daerah Lampung pada bulan September sampai November 2015. Sampel berjumlah 64 sampel yang diambil menggunakan teknik stratified disproportionate sampling kemudian dilakukan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian ditemukan 22 bakteri E. Coli dalam feses. Tidak ada perbedaan bermakna antara E. coli yang ditemukan di ruang rawat inap dewasa dan anak dengan uji kepekaan antibiotik amoksisilin, ampisilin, sefadroksil, sefuroksim dan sulfametoksazol dengan p value >0,05.
Kata kunci: antibiotik beta laktam, ESBL, E. coli, infeksi nosokomial


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.