Hubungan Gaya Hidup dengan Dismenore Primer pada Wanita Dewasa Muda

Nada Ismalia, TA Larasati, Efrida Warganegara

Abstract


Dismenore primer adalah nyeri saat menstruasi tanpa adanya kelainan pada alat genital dan dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara gaya hidup (tingkat aktivitas fisik, tingkat stres, konsumsi fast food dan perokok pasif) dengan dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung angkatan 2015. Jenis penelitiannya observasional analitik menggunakan pendekatan potong lintang dengan jumlah sampel
sebanyak 129 mahasiswi. Pengumpulan data melalui kuesioner Numeric Rating Scale, Global Physical Activity Questionnaire, kuesioner Kessler Psychological Distress Scale, Food Frequency Questionnaire dan kuesioner perokok pasif. Analisis data secara univariat dan bivariat (chi square). Hasil yang diperoleh bahwa responden yang mengalami dismenore primer sebesar 62%, memiliki tingkat aktivitas fisik ringan sebesar 80,6%, memiliki tingkat stres ringan sebesar 32,6%, sering
mengonsumsi fast food sebesar 71,4% dan bukan perokok pasif sebesar 82.2%. Berdasarkan uji statistik didapatkan adanya hubungan antara dismenore primer dengan tingkat aktivitas fisik (p=0,012 dengan OR=3,088 dan CI=1,257-7.588) dan konsumsi fast food (p=0,048 dengan OR=2,559 dan CI=0,988-6,624), sedangkan tidak terdapat hubungan antara dismenore primer dengan tingkat stres (p=0,347) dan perokok pasif (p=0,077).
Kata kunci: aktivitas fisik, dismenore primer, konsumsi fast food, perokok pasif, stres

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.