Penatalaksanaan Holistik pada Remaja Laki-laki Usia 16 Tahun dengan Tinea Cruris

Silvia Mara Asvita, Azelia Nusadewiarti

Abstract


Tinea kruris adalah infeksi jamur superfisial dermatofita pada lipat paha dan selangkangan. Tinea kruris memiliki prevelensi yang masih cukup tinggi di Indonesia. Penyakit tersebut merupakan masalah klinis yang umum dan penting sehingga menjadi tantangan diagnostik dan terapeutik. Faktor yang paling berperan yaitu iklim tropis dan personal hygene yang kurang. Selain itu dikarenakan sifat penyakit yang kronis dan residif, kepatuhan terhadap terapi yang rendah dan kegagalan terapi atau terapi yang tidak adekuat, dapat menyebabkan lesi radang yang rekuren dan mengganggu kualitas hidup pasien dan keluarganya. Tujuan penelitian untuk mengerahui uraian masalah klinis, mengidentifikasi faktor resiko yang menjadi penyebab, dan memberikan tatalaksana melalui pendekatan dokter keluarga. Studi merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis) dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir kunjungan secara kuantitatif dan kualitatif. Diagnosa Tinea cruris ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Pasien seorang pelajar sekolah yang memiliki banyak aktivitas diluar rumah. Pasien memiliki kebiasaan memakai pakaian lembab dan jarang mengganti baju, pasien kurang mengerti mengenai penyakitnya dan hanya berobat ketika muncul keluhan. Setelah dilakukan evaluasi terdapat perubahan perilaku dengan menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan.
Kata Kunci: penatalaksanaan holistik, remaja, tinea cruris

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.