Pengaruh Pemberian Minyak Goreng Bekas yang Dimurnikan dengan Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap Gambaran Hepatosit Tikus Wistar Jantan

Andre Prasetyo M, Susianti -, I Windarti

Abstract


Minyak goreng merupakan kebutuhan pokok. Penggunaan minyak goreng semakin hari semakin tinggi dan kurang terjangkau bagi para pedagang makanan gorengan. Untuk menghemat biaya, para pedagang cenderung untuk menggunakan minyak goreng yang dipakai berulang kali. Hal ini dapat merusak kualitas minyak goreng dan terjadi dekomposisi komponen penyusun minyak yang dapat menyebabkan kerusakan hepar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efek pemurnian minyak goreng bekas dengan buah mengkudu terhadap kerusakan hepar. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan lama perlakuan 4 minggu dengan menggunakan 20 ekor tikus Wistar yang dibagi dalam 4 kelompok. Kelompok A (kontrol). Kelompok B diberi minyak goreng bekas 3 jam penggorengan. Kelompok C diberi minyak goreng bekas 6 jam penggorengan. Kelompok D diberi minyak goreng bekas 6 jam penggorengan yang telah dimurnikan dengan buah mengkudu. Setiap kelompok menggunakan dosis 10 ul/gr BB perhari. Hasil penelitian ini menunjukan kerusakan sebesar 27,14+3,62% pada kelompok B, 35,00+2,69% pada kelompok C dan terjadi penurunan kerusakan di kelompok D menjadi 26,06+6,03%. Simpulan, pemberian minyak goreng bekas dapat menyebabkan kerusakan hepatosit tikus dan pemberian sari buah mengkudu dapat mengurangi kerusakan hepatosit tikus.

Kata kunci : buah mengkudu, hepar tikus, minyak goreng bekas.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.