Efektivitas Penggunaan Ekstrak Kemuning (Murraya Paniculata (L.) Jack) sebagai Antimikroba

Cantika Tara Sabilla, Asep Sukohar

Abstract


Tingginya tingkat resistensi terhadap antibiotik akibat penggunaan obat tidak rasional meningkatkan minat penulis untuk mengetahui efek farmakologi pada beberapa bahan alam yang berkhasiat secara tradisional sebagai antimikroba untuk menjadi alternatif terapi baru dari senyawa antimikroba alami. Salah satu tanaman herbal yaitu Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) banyak digunakan sebagai pengobatan herbal tradisional oleh masyarakat untuk berbagai macam penyakit. Berdasarkan penelitian Sukohar et al. yang telah dilakukan dengan memfokuskan penggunaan Kemuning (Murraya Paniculata (L.) Jack)
sebagai tanaman obat tradisional, maka perlu diketahui manfaat lain penggunaan Kemuning sebagai antimikroba.9-11 Kemuning (Murraya paniculata (L.) Jack) kaya akan berbagai jenis komponen aktif. Beberapa zat yang telah diidentifikasi yaitu phenol, alkaloid, dan flavonoid dilaporkan memiliki aktivitas biologi signifikan terhadap mikroba yaitu sebagai penghambatan transpor aktif sintesis asam nukleat, perubahan permeabilitas membran sel yang dapat menyebabkan pemisahan fosforilasi oksidatif dan hilangnya pool metabolit karena kerusakan membran sitoplasma serta mengganggu metabolisme energi dengan
membentuk ikatan hidrogen dengan enzim. Berdasarkan hal tersebut, Kemuning dapat menjadi kandidat potensial untuk pengembangan obat sebagai pengobatan penyakit infeksi yang disebabkan oleh patogen manusia.
Kata kunci: antimikroba, kemuning, Murraya paniculata (L.) Jack, patogen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.