THE EFFECTS OF KRISAN FLOWER (Crhysanthemum morifollium) EXTRACT AS OVICIDE OF Aedes Aegypti’S EGG

Intan Mayangsari, Tri Umiana S, Liana Sidharti, Betta Kurniawan

Abstract


p < 0,005. ED50 is 0,268% and ED99 is 2,277%The
result indicate that extract of krisan flower can be used for Aedes aegypti’s ovicide. Optimum concentration is 1%.
Keywords : Aedes aegypti, DHF, Krisan flower, Ovicides.
Abstrak
DBD masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia selama 45 tahun terakhir.Pencegahan
nyamuk Aedes aegypti sebagai salah satu vektor penyakit DBD telah banyak dilakukan dengan menggunakan
insektisida sintetik. Penggunaan insektisida sintetik ternyata tidak aman bagi penggunannya dan menimbulkan
resistensi vektor, sehingga dibutuhkan insektisida alami, salah satunya adalah bunga krisan (Chrysanthemum
morifolium) yang memiliki kandungan flavonoid dan triterpenoid yang dapat menghambat daya tetas telur.Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak bunga krisan sebagai ovisida Aedes aegypti dan
berapakah konsentrasi optimum yang dapat digunakan. Desain penelitian yang digunakan adalah eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat kali pengulangan dengan konsentrasi 0% sebagai kontrol
negatif, 0,125%, 0,25%, 0,55 dan 1% dengan 500 telur Aedes aegypti. Kemudian dilakukan penghitungan setiap 6
jam selama tiga hari.Uji Bivariat yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Kruskal Wallis dengan hasil p < 0,005.
ED50adalah sebesar0,268% dan ED99 adalah 2,277%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak bunga krisan
dapat digunakan sebagai ovisida Aedes aegypti.Konsentrasi optimum yang dapat digunakan adalah 1%.
Kata kunci :Aedes aegypti, Bunga krisan, DBD, Ovisida

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.