Prevalensi Kolonisasi Bakteri Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung

Hasril Mulya Budiman, Tri Umiana Soleha, Efrida Warganegara, Dwi Indria Anggraini

Abstract


Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah bakteri Staphylococcus aureus yang memiliki resistensi terhadap methicillin dan beberapa antibiotik beta-lactam. MRSA dapat berkolonisasi sebagai flora normal pada beberapa bagian tubuh manusia, seperti hidung, kulit, tangan, perineum, dan lain sebagainya. Intensive Care Unit (ICU) merupakan area risiko tinggi untuk transmisi MRSA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi MRSA di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional. Data primer pada penelitian ini didapatkan dengan cara mengumpulkan swab hidung dan tangan pasien yang dirawat di ruang ICU dalam satu waktu dan kemudian melakukan identifikasi bakteri MRSA di laboratotium untuk mengetahui prevalensinya. Hasil identifikasi bakteri pada spesimen hidung dan tangan didapatkan hasil 15 dari 40 sampel dinyatakan positif MRSA (37,50%). Hasil identifikasi Bakteri MRSA menunjukkan prevalensi kolonisasi MRSA dari spesimen hidung sebesar 17,50%, tangan sebesar 32,50%, dan yang keduanya positif sebesar 12,50%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan terdapat prevalensi kolonisasi Bakteri MRSA di ruangan ICU Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung sebesar 37,50%.
Kata Kunci: Intensive Care Unit, kolonisasi bakteri, Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus, resistensi antibiotik.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.