Perbedaan Pengetahuan antara Sebelum dan Sesudah Pelatihan Mengenai Pentingnya Antenatal Care pada Kader Posyandu Desa Gunungtiga, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung

Charisatus Sidqotie, Fitria Saftarina

Abstract


Pada tahun 2015, angka kematian ibu (AKI) di Kabupaten Tanggamus berjumlah 16 kejadian yang terdiri dari dari 3 kematian ibu hamil, 4 kematian ibu bersalin, 9 kematian ibu nifas. Upaya percepatan penurunan AKI dapat dilakukan dengan menjamin agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas, salah satunya yaitu pelayanan kesehatan ibu hamil (antenatal care/ANC). ANC harus memenuhi frekuensi minimal yaitu 4 kali kunjungan. Akan tetapi, distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata dan rendahnya pengetahuan kader kesehatan tentang pentingnya ANC masih rendah, sehingga angka kunjungan ANC masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode quassy experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Penelitian dilaksanakan periode April- Juli 2018, bertempat di Desa Gunungtiga, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Sampel yang berhasil didapatkan adalah 18 orang kader posyandu. Hasil nilai median dari pre-test pengetahuan sebesar 30, sedangkan nilai median dari post-test pengetahuan adalah 80. Hasil analisis bivariat p=0,000. Terdapat perbedaan yang bermakna antara pelatihan mengenai pentingnya antenatal care terhadap pengetahuan kader posyandu Desa Gunungtiga.
Kata Kunci: Antenatal care, kader posyandu, pelatihan, pengetahuan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.