Hubungan Status Pengobatan Pasien Penderita Morbus Hansen Terhadap Stigma Keluarga Di Bandar Lampung Tahun 2017

Putri Dhea Astuti, Merry Indah Sari, M. Ricky Ramadhian, Diana Mayasari

Abstract


Morbus Hansen merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh bakteri M. leprae. Morbus Hansen tidak hanya menimbulkan permasalahan medis, namun juga menimbulkan permasalahan sosial seperti stigma sosial. Adanya stigma yang salah mengenai penyakit ini menyebabkan para penderita mengalami berbagai masalah dalam kehidupan sosialnya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik komparatif dengan pendekatan potong lintang. Penelitian dilakukan di seluruh Puskesmas di Bandar Lampung dengan populasi keluarga penderita MH. Sampel penelitian diambil dengan teknik Total Sampling sebanyak 47 responden. Responden diminta untuk mengisi kuesioner. Uji analisis data menggunakan uji Fisher Exact. Hasil menunjukan responden yang memiliki keluarga penderita penyakit Morbus Hansen dengan stigma keluarga baik sebesar 93,6% dan tidak baik 6,4%, sedangkan berdasarkan status pengobatan diketahui yang telah selesai pengobatan sebesar 48,9% dan yang sedang dalam pengobatan 51,1%. Tidak ada hubungan status pengobatan pasien penderita Morbus Hansen terhadap stigma keluarga di Bandar Lampung tahun 2017 (p = 0,234). Tidak ada hubungan status pengobatan pasien penderita Morbus Hansen terhadap stigma keluarga di Bandar Lampung tahun 2017 dikarenakan tingkat pengetahuan keluarga tentang penyakit Morbus Hansen sudah baik.
Kata Kunci: Morbus Hansen, status pengobatan, stigma.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.