PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BIJI JENGKOL (Pihecellobium lobatum Benth.) TERHADAP KADAR HDL TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN GALUR SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Mia Putri Nasrudin, Evi Kurniawaty, A Wahyuni

Abstract


Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyebab dislipidemia yang dengan penurunan High Density Lipoprotein (HDL). Efek samping dari penggunaaan obat-obatan sintetik dapat diminimalisir dengan obat tradisional yaitu Jengkol (Pithecellobium lobatum Benth.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol biji jengkol terhadap kadar HDL. Metode Penelitian ini penelitian eksperimental dengan Post Test Only With Control Group Design, menggunakan 25 ekor tikus putih jantan sprague dawley. Kelompok kontrol negatif (K-) diberikan pakan standar. Kelompok kontrol positif (K+) diberikan pakan standar dan diinduksi aloksan 150 mg/kgbb. Kelompok perlakuan  P1, P2, dan P3 diberikan pakan standar dan diinduksi aloksan 150 mg/kgbb dan ekstrak etanol biji jengkol (EEBJ) dosis 600mg/kgbb, 900mg/kgbb dan 200mg/kgbb. Darah tikus diambil melalui jantung di akhir hari ke-14. Dari hasil penelitian rerata kadar HDL K- (40,40); K+ (42,80); P1 (41,00); P2 (43,60); P3 (45,00). Dengan menggunakan uji statistik Kruskal Walis didapatkan  perbedaan yang tidak bermakna (p=0,915), dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji jengkol tidak berpengaruh terhadap kadar HDL.

 

Kata kunci : Aloksan, HDL, Jengkol

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.