Pengaruh Efek Paparan asap Rokok Elektrik Dibandingkan Paparan Asap Rokok Konvensional Terhadap Gambaran Histopatologi Paru Mencit Jantan (Mus musculus)

Arba Indra Putra, Rizki Hanriko, Evi Kurniawaty

Abstract


Rokok didefinisikan sebagai hasil olahan tembakau terbungkus termasuk cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman Nicotiana tabacum. Rokok elektrik adalah metode yang menggunakan suatu media untuk memberikan nikotin yang diperlukan oleh perokok tanpa pembakaran langsung daun tembakau atau derivate lain dari tembakau yang merugikan sebagaimana dalam rokok konvensional. Hal ini diharapkan dapat membantu pengembangan dan aplikasi berbagai metode ataupun alat bantu dalam program berhenti merokok. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh paparan asap rokok elektrik dibandingkan paparan asap rokok konvensional terhadap gambaran histopatologi paru pada mencit jantan (Mus Musculus). Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental dengan metode rancangan acak terkontrol, dan desain penelitian menggunakan post test-only control group. Penelitian ini dilakukan menggunakan 21 ekor mencit jantan berumur 8-12 minggu dan dibagi menjadi 3 kelompok percobaan. Hasil penelitian ini didapatkan nilai rata-rata skoring kerusakan pada kelompok kontrol 17,57 kelompok P1 36,71 kelompok P2 39,29 dan pada uji post hoc didapatkan hasil bermakna nilai p <0,05 pada kelompok K terhadap kelompok P1 dan P2 sedangkan pada perbandingan kelompok P1 dibandingkan dengan kelompok P2 didapat kan hasil >0,05. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemberian paparan asap rokok elektrik di bandingkan asap rokok konvensinal terhadap gambaran histopatologi paru mencit jantan (mus musculus). Kata Kunci: paru, rokok elektrik, rokok konvensional.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.