Dampak Kebisingan Pada Pekerja Pabrik Perkebunan

Fedelis Dani Purnawan, Mukhlis Imanto, Dwi Indria Anggraini

Abstract


Kebisingan merupakan salah satu faktor risiko penyakit yang timbul akibat kerja. Kebisingan dapat memberikan dampak kesulitan berkomunikasi, penurunan konsentrasi, dan gangguan pendengaran. Mesin atau alat di pabrik perkebunan dapat menghasilkan suara yang melampaui nilai ambang batas (NAB) yang telah ditetapkan sehingga menimbulkan gangguan pada fungsi pendengaran yang terdiri dari tiga golongan, yaitu trauma akustik, temporary treshold shiff dan permanent treshold shiff. Beberapa penelitian melaporkan tingkat kebisingan di area mesin pabrik perkebunan cukup tinggi melebihi 90 dB dan terdapat penurunan daya dengar dengan tingkat kerusakan yang berat. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dampak paparan kebisingan pekerja pabrik di bidang perkebunan. Simpulan yaitu kebisingan yang dihasilkan
mesin pabrik perkebunan dalam jangka waktu yang cukup lama dengan intensitas lebih dari 90 dB dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada pekerja.
Kata kunci: kebisingan, ambang dengar, gangguan pendengaran

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.