Pengaruh Konsumsi Flavonoid terhadap Fungsi Kognitif Otak Manusia

Oktadoni Saputra, Rachel Junita Sitepu

Abstract


Flavonoid merupakan senyawa polifenol dengan rantai karbon berbentuk C6C3C6, ditemukan dalam jumlah yang berbeda pada setiap makanan nabati.Terdapat beberapa subkelas dari flavonoid diantaranya antosianidin, flavonol, flavone, flavonone, dan isoflavon.Konsumsi flavonoid bermanfaat bagi kesehatan dan kognitif otak manusia. Penggunaan suplemen flavonoid dalam jangka waktu lama berefek dengan memperlambat proses penuaan kognitif otak manusia dan penyakit neurodegeneratif. Flavonoid memiliki kemampuan untuk berinteraksi dalam jalur signal interseluler neuron yang berpengaruh dalam neurodegeneratif dan neuroinflamasi yang bertanggungjawab dalam proses memori, belajar dan fungsi kognitifKonsumsian flavonoid berpengaruh terhadap peningkatan memori dan mempercepat proses psikomotorik dalam populasi dengan penyakit degeneratif. Proses metabolisme dan absorpsi flavonoid dapat melewati sawar darah otak dalam jumlah yang besar. Konsumsi flavonoid dapat meningkatkan aliran darah perifer, peningkatan aliran darah ini terjadi selama 1-2 jam setalah mengkonsumsi makanan yang mengandung flavonoid. Kecepatan efek vasodilatasi dipengaruhi oleh seberapa banyaknya konsumsi flavonoid. Flavonoid tidak hanya mampu meningkatkan vaskuler perifer, tetapi juga meningkatkan aliran darah otak/ cerebral blood flow (CBF) yang berfungsi dalam mencegah terjadinya neurodegenerasi. Senyawa flavonoid meningkatkan perfusi dan vasodilatasi pembuluh darah di otak terutama melalui peningkatan bioavailabilitas nitrit oksida dalam sel endotel.
Kata kunci: flavonoid, fungsi kognitif, polifenol

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.