Hubungan Ko-infeksi Ascariasis dan Malaria Dengan Kadar Hemoglobin di Wilayah Kerja Puskesmas Hanura Periode Desember 2016

Khairul Anam, Jhons Fatriyadi Suwandi, Oktafany Oktafany

Abstract


Hemoglobin merupakan komponen penting dalam tubuh yang berperan dalam transpor oksigen. Kekurangan hemoglobin dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang disebut anemia. Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia. Anemia pada umumnya terjadi diseluruh dunia, terutama di negara berkembang dan pada kelompok sosio-ekonomi rendah. Banyak faktor yang menjadi penyebab anemia salah satunya infeksi parasit. Terdapat Hubungan antara infeksi malaria dan kejadian anemia. Selain malaria, kejadian anemia dapat juga disebabkan oleh infeksi ascaris. Pada daerah dengan tingkat endemisitas tinggi dapat terjadi infeksi bersamaan antara parasit yang disebut ko- infeksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan ko-infeksi pada kadar Hb penderita. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional, Sampel pada penelitian ini berjumlah 23 orang penderita malaria dan diambil dengan metode consecutive, sampel diperiksa feses dan darah untuk identifikasi infeksi ascaris dan kadar Hb. Data diolah dengan program analisi data dengan uji Unpaired T-test pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05) Dari 23 total
sampel berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan 7 yang positif ko-infeksi malaria dan ascaris. Rerata kadar Hb dari 23 responden yang menderita malaria sebesar 12,40 g/dl dengan kadar Hb laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,35. Secara statistik Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara ko-infeksi malaria ascariasis dengan kadar Hb.
Kata kunci:, Infeksi Ascaris, Infeksi Malaria, Kadar Hb, Ko-infeksi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.