PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR

Authors

  • Asep Sukohar Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Dwi Aulia Ramdini Jurusan Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Zulpakor Oktoba Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Mirza Junando
  • Endah Ambarwati Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Ervina Damayanti Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Reval Hidayat Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Annisa Tamara Panjaitan Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Dhia Insyirah Antoni Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Silvia Sekar Ardi Nurjana Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3790
Abstract View: 9

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Asep Sukohar, Ramdini, D. A., Zulpakor Oktoba, Junando, M., Ambarwati, E. ., Ervina Damayanti, Reval Hidayat, Annisa Tamara Panjaitan, Dhia Insyirah Antoni, & Silvia Sekar Ardi Nurjana. (2025). PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 10(2), 109–115. https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2