Aktivitas Fisik dan Homeostasis Kardiometabolik pada Pekerja Pertanian: Interaksi Antara Beban Kerja, Stres Panas, dan Paparan Agrokimia
Shellya Puti Sudesty, Khorina Fatin Bilqis, Sri Octa Handayani
DOI:
https://doi.org/10.23960/jka.v13i1.pp94-100
Abstract View: 9
Abstract
Pekerja pertanian terpapar kombinasi aktivitas fisik berat, panas ekstrem, dan pestisida, yang diduga memengaruhi homeostasis kardiometabolik. Literature review ini bertujuan untuk mensintesis bukti ilmiah mengenai interaksi antara aktivitas fisik kerja, heat stress, dan paparan pestisida terhadap homeostasis kardiometabolik pekerja pertanian serta mengidentifikasi mekanisme fisiologis yang mendasari hubungan tersebut. Literature review ini menganalisis empat belas studi primer terindeks dari tahun 2023-2025, mencakup desain meta-analisis, tinjauan sistematis, eksperimen, studi kohort, dan penelitian lapangan. Data diekstraksi untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik kerja, heat stress, paparan pestisida, dan biomarker metabolik. Aktivitas fisik pekerjaan tidak bersifat protektif dan meningkatkan risiko kardiometabolik melalui inflamasi kronis dan tekanan hemodinamik. Paparan panas memperburuk cardiac strain dan menyebabkan dehidrasi, sementara pestisida sebagai endocrine-disrupting chemicals memicu resistensi insulin, stres oksidatif, dan disfungsi mitokondria. Bukti ko-paparan menunjukkan efek sinergis panas-pestisida yang memperkuat kerusakan vaskular. Risiko kardiometabolik pada pekerja pertanian merupakan hasil interaksi multipaparan yang saling memperkuat. Pendekatan agromedisin terpadu diperlukan untuk menurunkan beban penyakit melalui manajemen beban kerja, proteksi panas, pengurangan paparan pestisida, dan pemantauan biomarker.




