SKRINING PENYAKIT LANSIA SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Authors

  • Tetra Arya Saputra Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Gigih Setiawan Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Retno Ariza Soeprihatini Soemarwoto Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Anse Diana Valentiene Messah Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Vivi Rosari M. Sibarani Prodi Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jpmrj.v11i1.3918
Abstract View: 18

Abstract

Peningkatan jumlah lanjut usia di Indonesia menyebabkan kebutuhan skrining penyakit tidak menular semakin besar terutama hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, asma maupun penyakit paru obstruktif kronik yang sering tidak terdeteksi pada fase awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini penyakit pada lansia serta meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan penyakit tidak menular di Kabupaten Lampung Tengah. Metode kegiatan yang digunakan yaitu skrining kesehatan dengan wawancara sederhana meliputi registrasi peserta, anamnesis singkat, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, edukasi kesehatan dan TB paru, konseling hasil skrining, serta rujukan sederhana ke fasilitas kesehatan bila ditemukan hasil di atas nilai rujukan. Khalayak sasaran adalah 40 lansia di Lampung Tengah. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan dari 40 lansia yang mengikuti kegiatan, sebanyak 62,5% memiliki tekanan darah meningkat, sebanyak 35,0% memiliki gula darah sewaktu meningkat. Rerata nilai pengetahuan meningkat dari 58,5 menjadi 82,0 setelah edukasi. Kegiatan skrining dan edukasi kesehatan pada lansia efektif dalam mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular serta meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pencegahan, tanda bahaya dan pentingnya kontrol rutin ke fasilitas kesehatan. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara fasilitas kesehatan, kader dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup lansia serta mencegah komplikasi penyakit tidak menular.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Saputra, T. A. ., Setiawan, G. ., Soemarwoto, R. A. S., Messah, A. D. V. ., & Sibarani, V. R. M. . (2026). SKRINING PENYAKIT LANSIA SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 11(1), 101–107. https://doi.org/10.23960/jpmrj.v11i1.3918

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2