PENINGKATAN KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS MELALUI PENYULUHAN DOTS DAN PERAN PMO DI DESA SINAR OGAN, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3761
Abstract View: 5
Abstract
Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global dengan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban kasus tertinggi. Upaya pengendalian TB dilakukan melalui penerapan Directly Observed Treatment Short-course (DOTS) dan keterlibatan Pengawas Menelan Obat (PMO) untuk meningkatkan kepatuhan pasien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dan kader Desa Sinar Ogan, Kabupaten Lampung Selatan mengenai DOTS dan PMO. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan pemberian materi selama 34 menit, disertai evaluasi melalui pre-test dan post-test sebanyak lima pertanyaan. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta, terdiri dari masyarakat umum dan kader kesehatan desa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 78,5% pada pre-test menjadi 92,9% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat terkait DOTS dan PMO. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat peran masyarakat dalam mendukung eliminasi tuberkulosis di tingkat desa.
