EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DI POSYANDU TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN DAN KOMITMEN DALAM MEWUJUDKAN RUMAH BEBAS ASAP ROKOK DI KELURAHAN TANJUNG SARI

Authors

  • TA Larasti
  • Nurul 'Afifah Hijami University of Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3671
Abstract View: 14

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu adalah Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat yang strategis dalam pelayanan kesehatan dasar dan promosi kesehatan di tingkat desa. Tingginya prevalensi merokok, termasuk paparan asap rokok pada anak dan remaja di rumah tangga, yang menjadi masalah kesehatan masyarakat serius, khususnya di Lampung Selatan. Posyandu memiliki potensi besar sebagai wadah promotif dan preventif untuk menekan angka perokok dan meningkatkan kesadaran bahaya merokok, serta pentingnya dukungan keluarga untuk berhenti merokok. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pelaksanaan intervensi promosi kesehatan tentang "Dukungan Keluarga untuk Berhenti Merokok" di Posyandu Melati, Desa Tanjung Sari, serta menyoroti efektivitasnya dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi keluarga untuk menciptakan rumah bebas asap rokok. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan Uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa Intervensi promosi kesehatan, yang didukung media edukatif seperti leaflet dan standing banner, terbukti efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan peserta. Rata-rata nilai pre-test 9,83 meningkat menjadi 11,08 pada post-test, menunjukkan peningkatan pemahaman, terutama tentang peran keluarga dan strategi praktis dalam mewujudkan rumah bebas asap rokok.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Larasti, T., & Hijami, N. ’Afifah. (2025). EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DI POSYANDU TERHADAP PENINGKATAN KESADARAN DAN KOMITMEN DALAM MEWUJUDKAN RUMAH BEBAS ASAP ROKOK DI KELURAHAN TANJUNG SARI. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 10(2), 95–102. https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3671