Efektivitas Olahraga sebagai Terapi Depresi

Regina Pingkan, Arief Budiarto, Utari Gita Mutiara

Abstract


Depresi merupakan masalah kesehatan yang menjadi penyebab kematian keempat di dunia dan diperkirakan akan menjadi penyebab kedua disabilitas global pada tahun 2020. Pada tahun 2018, diperkirakan sekitar 322 juta orang mengalami depresi di dunia. Depresi merupakan gangguan mood dengan gejala utama berupa afek depresif, kehilangan minat atau anhedonia, dan kehilangan energi yang disertai gejala tambahan lainnya. Terapi yang umumnya digunakan untuk depresi yaitu obat-obatan, psikoterapi, atau kombinasi keduanya. Telah banyak dilaporkan bahwa terdapat keterbatasan dan keluhan dari terapi tersebut sehingga diperlukan suatu terapi alternatif atau tambahan untuk gangguan depresi. Olahraga adalah salah satu pilihan terapi untuk depresi dengan banyak penelitian pendukung yang substansial. Tujuan dari tinjauan pustaka ini ialah untuk meninjau efektivitas dari olahraga dalam mengobati gangguan depresi. Pencarian literatur mengenai efek olahraga pada depresi dan kemungkinan mekanisme yang terlibat dilakukan dengan menggunakan berbagai artikel penelitian yang relevan. Hasil tinjauan ini mengkonfirmasi peran yang bermanfaat dari olahraga untuk terapi depresi sebagaimana dibuktikan oleh berbagai parameter psikobiologis yang diukur pada beberapa penelitian menunjukkan perbaikan gejala klinis depresi setelah intervensi olahraga. Olahraga dapat memodulasi beberapa parameter seperti hormon, neurotransmiter, sitokin pro-inflamasi, dan neurotropin seperti BDNF, VEGF, dan IGF-1 di hipokampus sehingga gejala depresi berkurang. Dengan demikian, olahraga dianggap efektif sebagai pilihan terapi untuk manajemen depresi.
Kata Kunci: depresi, olahraga, terapi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.