Studi Kualitatif Determinan Sosial Tuberkulosis Paru Pada Penderita Tuberkulosis Paru Basil Tahan Asam Positif di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung

Sindi Novita Sari, Dyah Wulan S.R Wardani, Sofyan Musyabiq Wijaya

Abstract


Latar Belakang: Menurut WHO, insiden terjadinya tuberkulosis yakni 9,6 juta orang dengan angka mortalitas 1,2 juta orang di dunia. Sumber penularan TB paru adalah penderita tuberkulosis BTA positif yang menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk droplet. Beberapa faktor yang mengakibatkan penularan TB paru adalah pendidikan, pekerjaan, perilaku, kondisi ekonomi keluarga dan kebiasaan merokok. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan sosial pada penderita TB paru BTA positif di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan wawancara secara mendalam (in-depth interview), dengan pertanyaan-pertanyaan tentang determinan sosial pada penderita TB paru BTA positif. Hasil: Hasil wawancara menunjukkan bahwa determinan sosial pada penderita TB BTA positif di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung adalah 1) tingkat pendidikan rendah; 2) status pekerjaan rendah; 3) pendapatan rendah; dan 4) kebiasaan merokok. Simpulan: Determinan sosial pada penderita TB paru BTA positif di Wilayah Kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung adalah penderita dengan status sosial ekonomi rendah.
Kata kunci: BTA positif, determinan sosial, penularan, studi kualitatif, tuberkulosis paru.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.