Akupunktur sebagai Terapi pada Nyeri Pascaoperasi: Artikel Review

Rachmi L.P Rukmono, Fidha Rahmayani, Nurul Utami

Abstract


Rasa sakit pasca operasi merupakan tantangan yang signifikan bagi penyedia layanan kesehatan. Sekitar 75% pasien mengalami
nyeri sedang atau berat setelah operasi. Terapi andalan yang digunakan untuk mengobati rasa sakit pasca operasi adalah
penggunaan analgesik opioid seperti morfin, hidromorfin, meperidin, atau fentanil. Dewasa ini akupunktur telah banyak
digunakan untuk menginduksi analgesia. Akupunktur adalah teknik penyisipan dan manipulasi jarum halus di titik-titik tertentu
pada tubuh untuk mencapai tujuan terapeutik. Akupunktur telah dipraktekkan secara luas di China selama lebih dari 4000
tahun dan merupakan bagian integral dari pengobatan tradisional Tiongkok. Akupunktur didasarkan pada gagasan bahwa makhluk hidup memiliki energi batin, yang dikenal sebagai Qi (Chee diucapkan), dan itu adalah aliran energi batin yang menopang mereka. Ada dua teknik dalam terapi akupunktur, yaitu akupunktur manual dan elektroakupunktur. Efektivitas efek terapi akupunktur telah menjadi subjek kontroversial di bidang medis sejak itu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupunktur adalah metode analgesik yang efektif pada berbagai asal-usul rasa sakit. Salah satunya untuk meredakan nyeri pasca operasi.
Kata kunci: Akupunktur, nyeri, terapi pascaoperasi, alagesik, anastesi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.