Pengaruh Pemberian Kombinasi Zinc dan Tomat (Solanum Lycopersicum L) terhadap Hepar Akibat Stres yang Terpapar Gelombang Elektromagnetik Ponsel

Neza Ukhalima Hafia Sudrajat, Widya Pebryanti Manurung, Tarrinni Inastyarikusuma, Rizki Hanriko

Abstract


Paparan radiasi gelombang elektromagnetik ponsel dapat mengakibatkan stres oksidatif karena terjadinya perubahan keseimbangan kadar radikal bebas dalam tubuh. Stres oksidatif akan meningkatkan produksi Reactive Oxygen Species (ROS) seperti Malondialdehyde (MDA) dan menurunkan aktivitas Superokside Dismutase (SOD), Catalase (CAT), dan Gluthathion Peroksidase (GPx). Stres oksidatif akan merusak sel dan komponennya sehingga terjadi gangguan fungsi sel atau kerusakan sel pada organ tubuh, salah satunya adalah sel hepar sehingga terjadi perubahan histologi hepar. Stres oksidatif dapat dicegah ataupun dikurangi dengan asupan antioksidan yang cukup. Antioksidan merupakan agen protektif yang menonaktifkan ROS sehingga secara signifikan dapat mencegah kerusakan oksidatif. Pemberian zinc dan tomat (Solanum lycopersicum L) sebagai antioksidan dapat mencegah ketidakseimbangan antara ROS
dan Total Antioxidant Capacity (TAC). Zinc terbukti dapat mengganti logam transisi (Fe2+ atau Cu2+) dan menginduksi terbentuknya protein sehingga dapat menetralisir ROS. Zinc juga dapat menurunkan biomarker stres oksidatif dan sitokin inflamasi sehingga sangat efektif dalam menurunkan ROS. Likopen dalam tomat dapat meningkatkan kadar karotenoid dalam darah dan mencegah kerusakan DNA sehingga dapat memperbaiki gambaran histologi hepar.
Kata kunci: gelombang elektromagnetik, hepar, tomat, zinc

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.