Tuberkulosis Paru Diperberat dengan Kolangitis Derajat III et causa Kolelitiasis

M. Ricky Ramadhian, Suci Widya Primadhani

Abstract


Tuberkulosis (TB) adalah salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sepertiga populasi dunia terinfeksi TB. Kolangitis akut ditandai dengan obstruksi komplit dari duktus biliaris komunis dengan akumulasi tekanan dari material purulent. Ny. S usia 54 tahun datang ke RSUD Ahmad Yani, Metro dengan keluhan sesak nafas sejak 1 minggu disertai batuk non produktif, demam dan keringat malam. Riwayat dilakukan USG abdomen dan didiagnosa batu empedu sejak 3 bulan yang lalu. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis, tekanan darah 90/70 mmHg, konjungtiva anemis, sklera ikterik, pemeriksaan fisik paru auskultasi bunyi napas vesikular di kedua lapang paru, ronkhi (+/+) pada bagian apeks. Pada pemeriksaan abdomen didapatkan nyeri tekan pada right upper quadrant RUQ, shifting dullness. Ekstremitas superior dan inferior ikterik. Pemeriksaan laboratorium didapatkan hasil leukosit 11,360/μL,Hb 10,6 g/dL, Ht 29,4 %, LED 46 mm/jam, ureum 61 mg/dL, albumin 1,9 g/dL, SGOT 162 unit/L, SGPT 88 unit/L, bilirubin direk 24,59 mg/dL, bilirubin indirek 11,1 mg/dL, HbsAg nonreaktif. Pemeriksaan USG abdomen kesan asites, kolelitiasis intrahepatal e.c batu CBD multiple. Pasien didiagnosis tuberkulosis paru dengan kolangitis akut grade III et causa kolelitiasis. Terapi farmakologis IVFD RL 20 tpm, meropenem 3x1
gram iv, Ciprofloxacin 2x200 gram iv, ranitidin 2x1 gram iv, omeprazole 1x1 gram iv, proliver 3x1 peroral dan OAT stop. Terapi non farmakologis pemasangan NGT, O2 7-10 L/menit, rencana laparotomi. Pada tuberkulosis paru diperberat dengan kolangitis adalah drainase saluran empedu segera dan pemberian antibiotik spektrum luas yang adekuat.

Kata kunci: tuberkulosis, tuberkulosis diperberat kolangitis, kolelitiasis, trias charcot, pentad reynold


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.