Seorang Anak Perempuan 13 Tahun dengan Henoch Schonlein Purpura (HSP)

Dwita Oktaria, Diah Astika Rini, Tiara Chintihia

Abstract


Henoch Schonlein purpura (HSP) adalah vaskulitis pembuluh darah kecil yang dimediasi oleh immunoglobulin (Ig) A yang secara predominan mempengaruhi anak-anak tetapi juga terlihat pada orang dewasa. HSP merupakan sindrom klinis kelainan inflamasi vaskulitis generalisata pembuluh darah kecil pada kulit, sendi, saluran cerna, dan ginjal, yang ditandai dengan lesi kulit spesifik berupa purpura non trombositopenik, artritis, artralgia, nyeri abdomen atau perdarahan saluran cerna, dan kadang-kadang disertai nefritis atau hematuria. Komplikasi serius jangka panjang dari HSP seperti keterlibatan sistem saraf pusat, gagal ginjal progresif, dan adanya sindrom nefritik atau nefrotik telah dikaitkan dengan prognosis yang buruk, dimana timbul pada 1-2% pasien. An. R usia 13 tahun datang ke IGD Rumah Sakit Ahmad Yani dengan keluhan timbul ruam kemerahan pada ekstremitas bawah sejak 2 minggu lalu. Ruam kemerahan tersebut tidak disertai rasa gatal dan nyeri. Ibu pasien menyangkal riwayat alergi pada anaknya. Pasien juga mengeluh nyeri perut dan mual sejak 3 hari sebelum masuk RS pada pemeriksaan fisik didapatkan nyeri tekan pada abdomen, pada pemeriksaan generalis didapatkan purpura pada ekstremitas bawah tanpa rasa nyeri dan gatal. Pasien ini didagnosis dengan HSP. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah injeksi ampicilin 1 gram per 8 jam, injeksi ranitidine 50 mg per 12 jam, injeksi metil prednisolon 25 mg per 8 jam. Pasien dirawat selama 4 hari dan keluhan berkurang sehingga pada pasien ini diperbolehkan pulang.

 

Kata kunci : henoch schonlein  purpura, IgA, vasculitis.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.