Chronic Kidney Disease pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2

Martin Paskal Giovani

Abstract


Diabetes mellitus (DM) adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. DM merupakan penyakit kronis yang masih menjadi masalah utama dalam dunia kesehatan di Indonesia. Peningkatan jumlah pasien diabetes yang cukup besar pada tahun-tahun
mendatang dengan kenaikan jumlah penyandang DM di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Angka kesakitan dan kematian pada DM meningkat di berbagai negara, hal ini selain dikaitkan dengan insidensi yang sangat cepat meningkat dan progresivitas penyakitnya juga disebabkan faktor ketidaktahuan baik penderita maupun dokter sendiri, atau penderita pada umumnya datang sudah disertai dengan komplikasi yang lanjut dan berat. Hiperglikemia ini dihubungkan dengan kelainan pada disfungsi endotel, sebagai cikal bakal terjadinya mikroangiopati maupun makroangiopati. Komplikasi makrovaskuler antara lain yaitu penyakit jantung koroner/stroke/ dislipidemia, penyakit pembuluh darah perifer, dan hipertensi. Kompilasi mikroangiopati antara lain yaitu retinopati, nefropati, dan neuropati. Nefropati diabetik DM tipe 2, merupakan penyebab nefropati paling banyak sebagai penyebab terjadinya Chronic Kidney Disease (CKD). Kerusakan ginjal yang spesifik pada DM mengakibatkan perubahan fungsi penyaring, sehingga molekul-molekul besar seperti protein dapat lolos ke dalam kemih (albuminuria). Simpulan, diabetes mellitus dapat berkomplikasi menjadi nefropati diabetika hingga berakhir menjadi kegagalan ginjal. [J Agromed Unila 2015;2(3):242-247]
Kata kunci: chronic kidney disease, diabetes mellitus, nefropati diabetikum

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.