PEMBERDAYAAN AKSI SOSIAL MAHASISWA DALAM PENINGKATAN POTENSI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI DESA CILAYUNG JATINANGOR JAWA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.23960/jpmrj.v10i2.3784
Abstract View: 7
Abstract
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan tanaman berkhasiat yang dapat ditanam dan dikelola secara mandiri di pekarangan rumah, serta memiliki fungsi kesehatan dan nilai gizi yang tinggi. Workshop Penanaman TOGA adalah aksi sosial yang dilakukan di Desa Cilayung dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan TOGA. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang manfaat, urgensi, serta cara penanaman dan pengolahan tanaman obat kepada warga desa. Dengan pendekatan ini, warga diharapkan mampu memanfaatkan TOGA sebagai solusi kesehatan preventif dan sumber bahan pangan lokal yang beragam dan bernilai gizi.
Kegiatan ini terdiri dari dua sesi workshop. Sesi pertama mencakup edukasi mengenai jenis-jenis tanaman obat, praktik penanaman, serta permainan interaktif. Sesi kedua berfokus pada perawatan tanaman dan pengolahan hasil panen. Selain itu, dilakukan kunjungan ke rumah warga untuk memantau pertumbuhan tanaman dan memberikan pendampingan lebih lanjut. Program ini dirancang untuk mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai lahan produktif, meningkatkan kesadaran akan pentingnya TOGA, dan memperkenalkan teknik budidaya sederhana yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memahami potensi TOGA dalam mendukung kesehatan keluarga dan ketahanan pangan lokal. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, warga dapat menghasilkan sumber pangan yang sehat, mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari luar, serta menciptakan kemandirian dan keberlanjutan dalam memenuhi kebutuhan pangan dan kesehatan.
Kata Kunci: TOGA, ketahanan pangan, kesehatan keluarga, edukasi tanaman obat, keberlanjutan
