Pemberdayaan Penurunan Depresi Lansia di Panti Werdha dengan Metode Terapi Komplementer ”Humor”

Kristina Simanjuntak, Jusman Edowardo S, Jimmi Hans Koko S

Abstract


Depresi pada lanjut usia yang ditempatkan di panti werdha akibat terpisah dari orang yang dikasihinya, diasingkan dan tidak berguna bagi keluarga, yang walaupun dilengkapi dengan segala fasilitas ternyata tidak dapat menggantikan suasana keluarga di rumah sendiri. Perubahan fisik, perubahan mental karena kehilangan pekerjaan, tujuan hidup, dan teman akan menambah peningkatkan depresi. Tujuan dari pengabdian masyarakat tersebut adalah untuk mengetahui penurunan depresi pada lansia yang berada di Panti Werdha dengan terapi komplementer ”Humor”. Populasi adalah mitra lansia di PSTW Budi Mulia I Cipayung Jakarta yang berjumlah 214 jiwa. Penilaian tingkat depresi pada lansia menggunakan kuesioner skor GDS (Geriatric Depression Scale) dan wawancara. Hasilnya menunjukkan 191 lansia mengalami depresi dengan kriteria 69 lansia depresi ringan, 101 lansia depresi sedang, dan 21 lansia mengalami depresi berat. Pemberian terapi humor dilakukan pada lansia depresi ringan dan sedang saja. Lansia dikelompokkan, menjadi 20 orang kelompok intervensi dan 20 lansia kelompok kontrol yang tidak diberikan terapi humor. Terapi humor diberikan dengan menonton video humor dengan durasi 30 – 45 menit, kemudian dinilai kembali tingkat depresi dengan kuesioner skor GDS. Hasil uji t-dependent didapatkan p = 0.009, artinya pemberian terapi humor dapat menurunkan depresi pada lansia dipanti werdha, dan terdapat perbedaan kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol p = 0,015.
Kata Kunci: Depresi, lansia, terapi humor

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.