Iptek bagi Masyarakat Penderita Diabates Mellitus Berbasis Herbal

Retno Yulianti, Luh Eka Purwani, Wahyunia Likhayati Septiana

Abstract


Jumlah penyandang Diabetes Mellitus (DM) di Indonesia diprediksi terjadi kenaikan dari 8,4 juta (tahun 2000) menjadi sekitar 21,3 juta (tahun 2030). Angka kematian akibat DM terbanyak pada kelompok usia 45-54 tahun di daerah perkotaan sebesar 14,7 persen, sedangkan di daerah pedesaan sebesar 5,8 persen. Manifestasi klinis DM salah satunya adalah hiperglikemi postprandial. Hal ini disebabkan masih banyak penderita DM yang tidak patuh minum obat antidiabetes dan tidak kontrol kembali saat mengetahui kadar gula darahnya sudah turun. Program iptek bagi masyarakat ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan yang berhubungan dengan gangguan kadar gula darah melalui program tujuh langkah dalam diabetes dan memanfaatkan buah labu kuning sebagai salah satu alternatif untuk mengontrol kadar gula darah terutama setelah makan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dibagi dalam tiga tahap yakni dengan memberikan pre-postest materi penyuluhan, dan leaflet, skrining pemeriksaan kesehatan, pembagian buku catatan kesehatan, pelatihan penyusunan menu sehat dan berimbang berbahan dasar dari buah labu kuning serta sosialisasi kader meliputi pengenalan obat antidiabetes, pelatihan penggunaan alat pemeriksaaan tekanan darah digital dan kit pemeriksaan gula darah, asam urat dan kolesterol (GCU self-check). Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta dari wilayah kerja Puskesmas Cikoko. Hasil evaluasi tahap satu menunjukkan sebanyak 60 persen peserta memiliki profil gula darah dalam rentang target kendali gula darah sewaktu (≤ 140-180 mg/dL), tahap kedua menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 14 orang (pretest) meningkat menjadi 27 orang (posttest) dan tahap ketiga terlihat penurunan gula darah sewaktu sekitar 44,4 persen pada penderita diabetes.
Kata kunci: Diabetes mellitus, gizi, herbal

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.23960/jpm.v3i1.1935

Refbacks

  • There are currently no refbacks.