Pemeriksaan IVA Test dan Penyuluhan Tentang Lesi Pra Kanker Serviks Pada Ibu-Ibu Usia Reproduktif Di Desa Simbawaringi Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah

Winda Trijayanthi Utama, Ratna Dewi Puspitasari, Shinta Nareswari, Muhammad Aditya

Abstract


Kanker serviks adalah kasus keganasan nomor dua yang menyerang wanita dan disebabkan oleh infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18. Semakin dini stadium yang diketahui maka prognosisnya pun semakin baik. Melihat kondisi tingginya angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks pada penduduk Indonesia, maka dianggap perlu untuk melakukan intervensi pada masyarakat. Untuk mengatasi masalah ini maka salah satunya adalah tindakan penemuan kasus secara cepat dengan melakukan deteksi dini kanker serviks dengan teknik IVA (insepeksi visual asam asetat) serta penatalaksanaan secara tepat (early diagnosis and prompt treatment) dari kanker serviks dangan mendeteksi secara dini adanya lesi pra kanker serviks. Dan, perlu diberikan informasi mengenai kanker serviks melalui media penyuluhan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah dengan pemeriksaan tes inspeksi visual dengan asam asestat (IVA) untuk
mendeteksi kasus lesi pra kanker serviks, konseling ginekologi dan penatalaksanaan lanjutan pada temuan IVA positif, penyuluhan mengenai lesi pra kanker serviks dan pembagian leaflet tentang lesi pra kanker serviks. Kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari ibu-ibu yang ada di wilayah Desa Simbawaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai kanker serviks, pemahaman masyarakat Desa Simbawaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah mengalami peningkatan. Pada pertanyaan posttest secara umum disimpulkan bahwa masyarakat sudah memiliki pemahaman yang lebih baik, terlihat dari jawaban pertanyaan yang benar oleh kurang lebih 95% masyarakat Desa Simbawaringin Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Dan, 10 orang peserta (28,57%) ditemukan curiga kanker serviks. Kemudian dilakukan tatalaksana yang sesuai baik farmakoterapi maupun edukasi dalam upaya penyembuhan dan pencegahan kekambuhan serangan akut penyakit. Simpulan, perlu dilakukan kegiatan penyuluhan dan penemuan kasus secara berkelanjutan bukan hanya untuk kanker serviks saja, tetapi juga jenis
penyakit neoplastik dan karsinogenik lainnya juga. Pelatihan staf dan kader kesehatan kampung atau desa dalam rangka mengenali gejala awal penyakit neoplastik dan karsinogenik terutama kanker serviks, sebagai bentuk usaha pencegahan baik pencegahan primer, sekunder maupun tersier.
Kata kunci: kanker serviks, Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18, IVA (insepeksi visual asam asetat),
peningkatan pengetahuan, penyuluhan, deteksi dini

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.