Perkiraan Waktu Kematian Berdasarkan Lebam Mayat

Septia Eva Lusina, Ruben Ferdian, Faizah Zahrah Sidik, Zahra Ramadhani Fatwa, Adrina Rizka Rahmani

Authors

  • Septia Eva Lusina Bagian Ilmu Kedokteran Forensik, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Ruben Ferdian Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Faizah Zahrah Sidik -
  • Zahra Ramadhani Fatwa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
  • Adrina Rizka Rahmani Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp182-189
Abstract View: 0

Abstract

Perikiraan waktu kematian atau postmortem interval (PMI) merupakan aspek kritis dalam kedokteran forensik. Lebam mayat (livor mortis) adalah perubahan pascamati dini yang dapat diobservasi lebih awal dibanding tanda-tanda lain dan memberikan informasi diagnostik yang bermakna dalam investigasi medikolegal. Tinjauan ini bertujuan mengkaji patofisiologi, stadium perkembangan, signifikansi forensik, faktor-faktor yang memengaruhi, serta perkembangan metode objektif dalam penilaian lebam mayat sebagai dasar estimasi PMI. Dilakukan tinjauan literatur naratif terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang tahun 2022-2025 melalui basis data PubMed/MEDLINE dan Google Scholar. Lebam mayat berkembang melalui tiga stadium, yaitu awal (0-2 jam), konfluens (2-12 jam), dan fiksasi (>12 jam), dengan peran forensik meliputi estimasi PMI, deteksi perpindahan jenazah, dan penelusuran penyebab kematian melalui karakteristik warna. Metode spektrofotometri menggunakan Antera 3D terbukti mampu mengkuantifikasi kadar hemoglobin secara objektif dan menghasilkan formula matematis untuk estimasi PMI, termasuk pada individu berkulit gelap. Lebam mayat merupakan parameter tanatochronological yang bernilai namun tidak dapat berdiri sendiri; pendekatan multiparametrik yang mengintegrasikannya dengan tanda pascamati lain merupakan standar terbaik dalam estimasi PMI yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara medikolegal.

 

Kata kunci: lebam mayat, livor mortis, postmortem interval, kedokteran forensik, spektrofotometri.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Septia Eva Lusina, Bagian Ilmu Kedokteran Forensik, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Bagian Ilmu Kedokteran Forensik, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Ruben Ferdian, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Zahra Ramadhani Fatwa, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Adrina Rizka Rahmani, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Downloads

Published

2026-07-03

How to Cite

Lusina, S. E., Ferdian, R., Sidik, F. Z., Fatwa, Z. R., & Rahmani, A. R. . (2026). Perkiraan Waktu Kematian Berdasarkan Lebam Mayat: Septia Eva Lusina, Ruben Ferdian, Faizah Zahrah Sidik, Zahra Ramadhani Fatwa, Adrina Rizka Rahmani. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 10(1), 182–189. https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp182-189

Issue

Section

Home Page