Hubungan Uang Saku dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa Kedokteran
Suryani Agustina Daulay, Hesti Yuningrum
DOI:
https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp110-115
Abstract View: 0
Abstract
Stres merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi. Selain faktor akademik, kondisi ekonomi seperti kecukupan uang saku juga dapat memengaruhi kesehatan mental mahasiswa. Keterbatasan uang saku berpotensi menimbulkan tekanan psikologis akibat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan akademik maupun kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara uang saku dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung tahun 2025 dengan jumlah sampel sebanyak 174 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel independen adalah uang saku, sedangkan variabel dependen adalah tingkat stres. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher's Exact dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Besarnya risiko dinyatakan dalam bentuk Odds Ratio (OR) dan 95% Confidence Interval (95%CI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres normal yaitu sebanyak 168 mahasiswa (96,6%), sedangkan stres ringan dan sedang masing-masing sebanyak 4 mahasiswa (2,3%) dan 2 mahasiswa (1,1%). Berdasarkan variabel uang saku, mayoritas responden memiliki uang saku cukup sebanyak 159 mahasiswa (91,4%), sedangkan 15 mahasiswa (8,6%) memiliki uang saku kurang. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara uang saku dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (p=0,009). Mahasiswa yang memiliki uang saku kurang berpeluang mengalami stres sebesar 10,6 kali dibandingkan mahasiswa yang memiliki uang saku cukup (OR=10,600; 95%CI=2,341–47,993).Terdapat hubungan yang signifikan antara uang saku dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.








