Analisis Faktor Risiko Kejadian Stunting Wilayah Pesisir Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo

Nasywania Zalfiryal Ufaira Silfa, Laksmi Ajeng Parameshwari, Nida Dusturia, Taskiya Salma Nabila, Najmah Naurah Kamiliya, Nabila Hestya Putri, Mashayu Putri Adinda, Sonya Hayu Indraswari

Authors

  • Najmah Naurah naurah Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp219-225
Abstract View: 16

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia, termasuk di wilayah pesisir yang secara sosial-ekonomi bersifat rentan meskipun memiliki akses terhadap sumber protein hewani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik yang dilaksanakan pada tanggal 7–13 April 2026. Sampel berjumlah 94 balita usia 0–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur, pengukuran tinggi badan dengan microtoise, serta data sekunder dari SiBesti Plus Kabupaten Situbondo. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 23% (21 dari 94 balita). Sebagian besar balita memiliki pola konsumsi baik (98%), lebih dari separuh tidak mendapat ASI eksklusif (54%), dan 52% memiliki status imunisasi tidak lengkap. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif (p = 0,001; OR = 0,145) dan kelengkapan imunisasi (p = 0,004; OR = 0,194) berhubungan signifikan dengan kejadian stunting, sedangkan pola konsumsi, pemberian MPASI, riwayat penyakit infeksi, dan tingkat pengetahuan ibu tidak menunjukkan hubungan bermakna secara statistik. Disimpulkan bahwa stunting di wilayah pesisir Desa Kilensari bersifat multifaktorial dengan pemberian ASI eksklusif dan kelengkapan imunisasi sebagai faktor protektif yang signifikan, sehingga diperlukan penguatan program intervensi gizi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-28

How to Cite

naurah, N. N. (2026). Analisis Faktor Risiko Kejadian Stunting Wilayah Pesisir Desa Kilensari Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo: Nasywania Zalfiryal Ufaira Silfa, Laksmi Ajeng Parameshwari, Nida Dusturia, Taskiya Salma Nabila, Najmah Naurah Kamiliya, Nabila Hestya Putri, Mashayu Putri Adinda, Sonya Hayu Indraswari. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 10(1), 219–225. https://doi.org/10.23960/jkunila.v10i1.pp219-225

Issue

Section

Home Page