Manfaat Pemberian Sitikoline Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH)

Taufiqurrohman Taufiqurrohman, Neilan Amroisa, Merry Indah Sari, Achmad Assegaf

Abstract


Stroke merupakan penyakit terbanyak ketiga setelah penyakit jantung dan kanker serta merupakan penyakit penyebab kecacatan tertinggi di dunia. Stroke yang sering terjadi adalah stroke non hemoragik (SNH) yang diperkirakan 85-87% dari semua kasus. Tujuan dari penulisan laporan ini untuk mengetahui manfaat sitikoline pada pada pasien stroke non hemoragik. Pada kasus ini, seorang laki-laki berumur 69 tahun dengan keluhan lengan dan tungkai kanan tidak dapat digerakkan. Pasien juga mengeluh berbicara pelo, sulit menelan, dan suara tidak jelas. Pasien memiliki riwayat hipertensi serta memiliki kebiasaan merokok, minum kopi, dan goreng-gorengan. Hasil pemeriksaan fisik yaitu kesadaran kompos mentis, Glasgow Coma Scale (GCS) E4V5M6 = 15, tekanan darah 160/100 mmHg, kekuatan otot superior dekstra/sinistra 3/5, inferior 3/5, pemeriksaan nervus VII, IX, dan X ditemukan kelainan. Pemeriksaan Computed Tomography (CT) Scan kepala kesan infark cerebri di nukleus kaudatus kiri dan substansia alba periventikular. Diagnosis klinis hemiparese dekstra dan parese nervus VII,IX,X e.c stroke non hemoragik, diberikan tata laksana umum dan khusus. Untuk tatalaksana umum yang bisa diberikan adalah head up position, pemberian oksigen, pemberian obat antihipertensi dan menjaga asupan cairan serta nutrisi. Sedangkan penatalaksanaan khusus adalah dengan farmakologi salah satunya sitikoline diberikan kepada pasien ini.

Kata kunci: sitikoline, SNH, stroke


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.