Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dengan Efusi Pleura dan Hipertensi Tingkat I

Adi Napanggala

Abstract


Saat ini telah terjadi peningkatan penyakit tidak menular di Indonesia, yang merupakan penyakit akibat gaya hidup serta penyakit-penyakit degeneratif. Seperti Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) dan Hipertensi, PPOK yaitu penyakit paru kronik yang ditandai oleh hambatan aliran udara di saluran napas yang bersifat progressif nonreversibel atau reversibel
parsial. Hipertensi yaitu suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang adalah ≥ 140 mm Hg (tekanan sistolik) dan/atau ≥ 90 mmHg (tekanan diastolik). Pasien laki-laki, usia 76 tahun, berat badan (BB) 55 kg, datang dengan keluhan sesak yang makin memburuk sejak 1 bulan yang lalu. Tekanan darah 150/90 mmHg, pada pemeriksaan fisik didapatkan sela iga melebar, perkusi hipersonor pada kedua lapangan paru , pernafasan 29 x/menit, terdapat ronki basah sedang pada kedua lapang paru. Terdapat efusi pleura. Masalah pada pasien ini adalah PPOK dengan efusi pleura serta hipertensi derajat I. Penatalaksanaan menurut konsensus PPOK, dan Joint National Committee (JNC) VIII.
Kata kunci: PPOK, efusi pleura, hipertensi, penatalaksanaan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.