Kehamilan Abdominal Lanjut

Zaky Faris Maulana

Abstract


Kehamilan abdominal adalah bentuk kehamilan ektopik dimana implantasi hasil konsepsi berada dalam rongga abdomen.
Hal ini seringkali diakibatkan oleh hasil reimplantasi dari kehamilan ektopik di tuba fallopi yang tidak terdiagnosa.Kehamilan abdominal adalah kondisi yang jarang dan seringkali terlewatkan saat pemeriksaan prenatal diakibatkan kurangnya pemantauan rutin dengan ultrasonografi. Diagnosis yang sebelumnya dibuat, yaitu G3P2A0 hamil 39 minggu belum inpartu dengan janin tunggal mati presentasi bokong. Setelah gagal dilakukan pematangan serviks dengan misoprostol dan kateter
Foley, maka diputuskan untuk dilakukan laparotomi. Intraoperatif tampak janin diluar uterus dengan implantasi plasenta dan kantong gestasi di posterior cornu uterussinitra, tidak ada perlengketan pada organ intraabdomen. Uterus tampak intact dengan ukuran sebesar kehamilan 20 minggu. Diputuskan untuk mengeluarkan bayi dan memisahkan plasenta dari uterus. Dilahirkan bayi perempuan dalam kondisi mati, berat badan 3.100 gr, panjang badan 49 cm, dengan maserasi grade II. Plasenta secara lengkap dipisahkan dari uterus.Laporan kasus ini merupakan pesan penting, bahwa kehamilan abdominal dapat terlewatkan pada pemeriksaan antenatal, bahkan dengan ultrasonografi.Perhatian perlu dititik beratkan kepada penilaian klinis dan evaluasi petunjuk-petunjuk kecurigaan kehamilan abdominal pada pasien.
Kata kunci: kehamilan abdominal, kehamilan ektopik

Refbacks

  • There are currently no refbacks.