Morbus Hansen Tipe Multibasiler (Mid Borderline) dengan Reaksi Kusta Reversal dan Kecacatan Tingkat I

Aulia Rahma Noviastuti, Tri Umiana Soleha

Abstract


Penyakit kusta merupakan penyakit granulomatosa kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menyerang kulit dan saraf tepi. Minimnya pengetahuan dan tingginya stigma negatif masyarakat terhadap kusta meningkatkan transmisi infeksi dan kecacatan. Reaksi kusta merupakan reaksi imunologi yang dapat terjadi sebelum, selama, dan setelah terapi kombinasi. Penegakkan diagnosis dan penatalaksaan yang cepat dan tepat dapat menurunkan angka kecacatan.
Pasien wanita, usia 22 tahun, datang ke Rumah Sakit Provinsi dr. H. Abdul Moeloek dengan keluhan muncul bercak kemerahan disertai rasa tebalpada wajah, telinga, tangan dan kaki sejak 4 bulan sebelum masuk rumah sakit. Lesi semakin lama semakin banyak dan gelap. Tangan terasa kesemutan dan kram dan kaki mulai terasaa baal. Pada regio facialis, auricularis dextra etsinistra, antebrachii dextra et sinistra, cruris dextra et sinistra dan dorsum pedis dextra et sinistra terdapat makula-patcheritematosa multiple, berbentuk ireguler, berukuran lentikuler-plakat, berbatas ireguler, tersebar diskret dengan sebagian konfluens. Penatalaksanaannya disesuaikan dengan jenis reaksi, derajat keparahannya dan keluhan penyerta dengan pilihan terapi Multi Drug Therapy-Multibacilllary (MDT-MB), neurobionserta krim urea 10%.
Pengobatan yang dilakukan pada kasus ini sudah tepat. Pengobatan yang tepat menurunkan morbiditas, sehingga dapat memperbaiki kualitas hidup.

Kata kunci: kecacatan, kusta, reaksi reversal


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.