Penyakit Jantung Rematik pada Anak Laki-laki Usia 8 Tahun

Alyssa Fairudz Shiba, Roro Rukmi

Abstract


Gagal jantung adalah keadaan ketidakmampuan jantung untuk memompa cukup darah ke seluruh tubuh sesuai dengan pemenuhan kebutuhan tubuh. Pada anak, salah satu etiologi paling sering penyebab gagal jantung adalah penyakit jantung rematik yang merupakan sekuel dari demam reumatik, suatu infeksi yang diakibatkan Streptococcus grup A. Seorang anak laki-laki usia 8 tahun datang dengan keluhan sesak napas saat beraktivitas, batuk berdahak, nyeri sendi, demam ringan yang
hilang timbul, dan pembesaran skrotum yang mulai dirasakan sejak 1 bulan sebelum masuk rumah sakit. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi nadi 110x/m, frekuensi napas 32 x/m, terdapat peningkatan Jugular Venous Pressure (JVP), murmur pansistolik dengan derajat 4/6 disertai thrill, pembesaran batas jantung, ronki basah halus pada seluruh lapang paru, hepar teraba membesar dengan tepi tumpul dan pembesaran skrotum konsistensi lunak namun tidak hiperemis. Pada
pemeriksaan penunjang hasil laboratorium menunjukkan peningkatan laju endap darah (LED), anti-streptolisin O (ASTO) positif dengan C- Reactive Protein (CRP) kuantitatif >12 mg/L; foto toraks menunjukkan kesan kardiomegali; pemanjangan interval PR pada elektrokardiografi (EKG) dan hasil ekokardiografi menunjukkan regurgitasi mitral beratet causa Rheumatic Heart Disease (RHD) dan regurgitasi mitral ringan. Pasien didiagnosa dengan penyakit jantung rematik dengan gagal jantung
New York Heart Association (NYHA) II. Pasien diberikan tatalaksana tirah baring dan oksigenasi, diuretik, Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI), antibiotik, dan steroid.

Kata kunci: gagal jantung, penyakit jantung rematik


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.