PENYAKIT GINJAL KRONIK DERAJAT V

Ardiansyah -, A Taruna

Abstract


Latar Belakang. Penyakit ginjal kronik merupakan suatu keadaan patologis dengan berbagai penyebab yang mengakibatkan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan kemudian berakhir pada gagal ginjal. Jumlah penyakit ginjal kronik sudah bertambah banyak dari tahun ke tahun. Jumlah kejadiannya di dunia tahun 2009 menurut USRDS terutama di Amerika rata-rata prevalensinya 10-13% atau sekitar 25 juta orang yang terkena penyakit ginjal kronik. Sedangkan di Indonesia tahun 2009 prevalensinya 12,5% atau 18 juta orang dewasa yang terkena penyakit ginjal kronik. Kasus. Tn. K umur 59 puluh tahun mengeluh kedua kakinya membengkak serta merasa buang air kecil hanya satu kali sehari dan jumlahnya sedikit berwarna kuning jernih sejak 5 bulan yang lalu. Kedua kelopak mata bengkak jika bangun tidur. Didapatkan TD 180/100 mmHg, kedua mata anemis kanan dan kiri serta kedua tungkai edema. Hemogloinbin 6,4 mg/dl, albumin 3,0 gr/dl, ureum 236 mg/dl, creatinin 15,2 mg/dl. Terapi diet rendah protein, kebutuhan jumlah kalori, transfusi darah paked red cell, alkali (sodium bicarbonat), alpha agonist, antagonis reseptor H2 dan diuretic. Simpulan. Hipertensi kronis yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan berbagai komplikasi kerusakan organ target seperti penyakit ginjal kronis. [Medula Unila.2014;2(3):21-30]

 

Kata kunci: penyakit ginjal kronik, hipertensi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.